Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Deposit Estuarin

GEOLOGI LINGKUNGAN - SIFAT GEOTEKNIK DARI DEPOSIT ESTUARIN. Hampir semua sedimen estuarin berumur Holosen, dideposisikan sebagai akibat post glasial pada waktu terjadi kenaikan  air laut di dunia. kemudian terjadi pengisian lembah sungai atau menutupi dataran banjir dengan soft silt, lempung (sering organik), peat dan pasir halus.
Sedimen estuarin dapat dibedakan atas beberapa macam tipe yaitu:
1. Alluvial sand, silt dan lempung pada bagian hulu dari estuarine. Sering terbentuk interbedded karena adanya  kemajuan muka air laut.
2. Estuarine dan lagoonal silt. lumpur, gambut lempung kaya organik dan silt.
3. Deltaic sand, laminatic dan interbedded
4. Marine sand, ukuran butir sama, sebagian/semua calcareus


Mungkin saja agan ingin liat post terkait lainnya dibawah ini :
- Pengantar Geologi Lingkungan
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Deposit Collovial
- Ruang Lingkup Geologi Dalam Perencanaan Pemukiman
- Geologi Lingkungan  Tentang Gempa Bumi
- Geologi Lingkungan Tentang Polusi
- Geologi Lingkungan Tentang Batuan Sebagai Bahan Kontruksi
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Pasir Kasar Dan Gravel
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Deposit Estuarin
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Deposit Dataran Banjir
- Geologi Lingkungan Tanah Residu Daerah Tropis
- Geologi Lingkungan Tanah Mengembang Atau Expasive Soil 


Lebih lengkap Geologi Lingkungan di SINI


Geologi Lingkungan

SIFAT GEOTEKNIK DEPOSIT ESTUARIN
Deposit estuarine umumnya mempunyai strength yang rendah (Cu = 10 - 30 KPa) karena umumnya terdiri dari soft mud dan loose sand (N< 10) sehingga mempunyai bearing capacity yang rendah. Mempunyai compressibilitay yang tinggi akibat kandungan air yang tinggi. Kecepatan konsolidasi ditentukan oleh permeabilitas dan tekstur.

Adanya fluktuasi tekanan air pori akibat adanya hubungan dengan pasang surut dan air yang korosif (garam dan asam dari organik). Lumpur bisa menjadi dispersive ketika terekspose akibat adanya leaching Na+ dan floculant alam  oleh air tawar.

Kemungkinan adanya settelement yang luas karena adanya pengeringan dari gambut maupun adanya pemompaan yang berlebihan dari aquifer. Sedangkan calcareus dune sand merupakan partikel yang tidak stabil sehingga mudah runtuh karena hilangnya skin friction
- Design Penggalian
Perencanaan pengeringan yang teliti sehingga penurunan masih dalam batas toleransi dari pembangunan suatu kontruksi. Harus dicegah adanya uplift pada bagian lantai akibat adanya tekanan artesis pada bagian sub lantai dari aquifer.
Dibutuhkan sheet piling meskipun kemungkinan jebol akibat  tekanan lateral. Dinding tanpa pengaman sangat tidak mungkin untuk soft clay, tetapi penggalian tanpa dinding pengaman masih mungkin untuk daerah stiff clay dan pasir ketika di keringkan (jika dilakukan benching harus dengan overall slope yang rendah). Pada akhir penggalian dibutuhkan pressure relief wall, mungkin ancor.
- Design Fondasi
Fondasi yang cocok adalah menggunakan reinforced concrete raft system, strip footing di permukaan untuk struktur ringan. Struktur yang berat membutuhkan pile yang berakhir lapisan gravel, pasir padat, alluvium kuno yang sudah tersemenkan ataupun bedrock.
- Design Embankment
Problem utama adalah settlement terutama jika gambut yang tebal muncul di lapisan. Adanya kerusakan pada bagian dasar embankment terutama disebabkan oleh soft mud yang overloaded.
Pengamatan muka air tanah harus dilakukan secara terus menerus untuk mengetahui tekanan air pori cukup di embankment. Konsolidasi dari lapisan fondasi dipercepat oleh munculnya lapisan pasir, akar, ataupun vertikal drainage.

TEKNIK INVESTIGASI
Peralatan yang digunakan untuk melakukan penelitian lapangan adalah vane shear, CPT dan SPT, dinamik penetrometer dll. Studi tentang kondisi tanah (soil) yang perlu diketahui adalah fissures, lapisan pasir, akar-akaran dan bahan buangan, rekahan. Selain itu juga perlu diketahui pengaruh lapisan bawah tanah terhadap bulk permeabilitas.

Studi tentang sejarah pengendapan yang bertujuan untuk mengetahui lapisan yang tersemenkan, gravel. Studi tentang karakteristik aquifer, pengaruh pasang surut air laut, dan permeabilitas didapatkan dari test lubang bor.

Previous
Next Post »

=> Silahkan berkomentar sesuai dengan post diatas
=> No Spam - No Iklan - P*>rn - Sara - Url (mati/hidup) tidak akan di publish
EmoticonEmoticon