Geologi Lingkungan Tanah Dispersive Soil


GEOLOGI LINGKUNGAN - TANAH DISPERSIVE SOIL. Dispersive soil biasanya mempunyai ukuran yang sangat halus, mudah mengalami erosi sehingga sering  menimbulkan efek tunneling dan potholing akibat adanya internal  erosion. Sering sekali dam yang dibangun di daerah dispersive soil jebol pada saat pertama kali pengisian.

DISPERSIVE SOIL DARI SEGI ENGINEERING
Adanya dispersive soil ini akan menyebabkan runtuhnya embankment dam akibat adanya piping/internal erosion. Adanya pengisian joint oleh dispersive soil dibawah badan dam akan menyebabkan meningkatnya aliran bawah permukaan dan kemungkinan akan mengerosi lapisan inti. Cut & fill slope untuk badan jalan maupun kereta api akan tererosi dengan cepat akibat adanya  aliran air permukaan.

INVESTIGASI LAPANGAN UNTUK DISPERSIVE SOIL
Indikasi adanya dispersive soil dapat dilihat dengan adanya lubang-lubang (tunnel) di horison B sementara adanya silt di horison A akan menahan lapisan ini tidak runtuh. Indikasi sinkhole atau potholes sebagai akibat runtuhnya horison A juga merupakan indikasi adanya dispersive soil. Indikasi lain adalah : adanya erosi pada saluran air sekunder, permukaan yang kasar pada cut/fill slope, adanya air warna keruh pada runoff dan runtuhnya dam-dam kecil untuk penampung air di daerah pertanian. Mungkin saja agan ingin liat post terkait lainnya dibawah ini :
- Pengantar Geologi Lingkungan
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Deposit Collovial
- Ruang Lingkup Geologi Dalam Perencanaan Pemukiman
- Geologi Lingkungan  Tentang Gempa Bumi
- Geologi Lingkungan Tentang Polusi
- Geologi Lingkungan Tentang Batuan Sebagai Bahan Kontruksi
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Pasir Kasar Dan Gravel
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Deposit Estuarin
- Geologi Lingkungan Sifat Geoteknik Dari Deposit Dataran Banjir
- Geologi Lingkungan Tanah Residu Daerah Tropis
- Geologi Lingkungan Tanah Mengembang Atau Expasive Soil 


Lebih lengkap Geologi Lingkungan di SINI




GEOLOGI DARI DISPRESIVE SOIL
Umumnya merupakan hasil pelapukan dari batuan yang kaya lempung. Merupakan tanah residu. Dikenal dengan adanya tanah yang bersifat kaolinitik, pengembangan yang kecil, plastisitas yang rendah. Biasanya mudah dikenali pada horison B., karena horison A sudah mengalami leached sementara horison C terlalu keras meskipun mungkin juga dispersive

PERBAIKAN TANAH DISPERSIVE UNTUK KONTRUKSI
Cara perbaikan yang umum adalah menghindari adanya run off pada slope dari cut/fill dengan membuat saluran air pada bagian atas dan slope ditanami dengan rumput.
Kecepatan rembasan harus dibuat seminim mungkin dengan jalan pemadatan dan titik-titik rembasan harus ditutup jika mungkin. Untuk pembangunan dam, dispersive soil harus dicuci dengan hati-hati kemudian dilakukan dental treatment. Alternatif laian adalah menutup lapisan dispersive dengan menggunakan geotextile dan filter pasir.
Previous
Next Post »

=> Silahkan berkomentar sesuai dengan post diatas
=> No Spam - No Iklan - P*>rn - Sara - Url (mati/hidup) tidak akan di publish
EmoticonEmoticon